Mahasiswa Teknik Elektro UBH Bangun Sistem E-Library dengan Barkode

Mahasiswa Teknik Elektro UBH Bangun Sistem E-Library dengan Barkode

bunghatta.ac.id – Perpustakaan sebagai salah satu sarana yang sangat penting bagi dunia pendidikan dalam memperoleh informasi maupun pengetahuan. Saat ini, masih banyak perpustakaan yang masih menggunakan sistem katalog manual yang berbentuk buku dan kartu-kartu yang berisi data dari anggota dan buku perpustakaan.

Sistem ini dianggap tidak efisien lagi mengingat perkembangan arus informasi yang serba cepat terutama dengan berkembangnya sistem informasi berbasis website.

Untuk mengatasi permasalahan tersebut Romi Dwi Saputra mahasiswa Jurusan Teknik Elektro Fakultas Teknologi Industri Universitas Bung Hatta merancang sistem informasi perpustakaan dengan barcode berbasis website dan pemanfaatan kartu cerdas untuk anggota perpustakaan.

Romi mengatakan perpustakaan memerlukan suatu program database yang terhubung ke website kampus sendiri sehingga dapat diakses oleh anggota perpustakaan maupun yang akan mencari informasi ataupun pengetahuan melalui jaringan internet.Untuk menghasilkan pelayanan yang maksimal dengan membangun sebuah sistem informasi e-library.

“Sistem perpustakaan yang dirancang meliputi jenis pengelolaan perpustakaan bagi petugas yang berisi pengelolaan buku, data anggota, peminjaman serta pengembalian, dan upload e-book.,” ujar mahasiswa angkatan 2009 ini.

Sedangkan untuk anggota perpustakaan dapat mengakses informasi buku, pencarian buku, pemesanan buku, download buku dan kotak saran.sedangkan yang lainnya hanya disediakan untuk monitoring perpustakaannya saja.

Dibawah bimbingan Ir. Eddy Soesilo, M.Eng dan Ir. Arnita, M.T, Romi memanfaatkan sistem barcode dalam pengidentifikasi anggota dan buku perpustakaan yang semakin mempercepat transaksi peminjaman dan pengembalian buku. Teknologi barcode merupakan salah satu teknologi yang dapat secara cepat dan akurat dalam penyediaan informasi.

“Sistem ini terkoneksi dengan internet dan ada sensor khusus yang dipasang pada pintu agar dapat menandai bila buku tidak terdata atau kemungkinan dicuri,” ungkapnya.

Sementara itu, Ir. Eddy Soesilo, M.Eng dosen pembimbing mengatakan pada buku yang sudah dipasangi sensor sehingga buku yang dipinjam tapi belum terdata oleh petugas maka alarm yang dipasangkan di pintu masuk akan berbunyi.

“Sehingga tidak akan ada buku yang keluar dari gedung perpustakaan tanpa terdata dan juga untuk mengurangi resiko kehilangan buku. Rancangan ini nantinya diharapkan dapat meminimalisir kelemahan-kelemahan yang dimiliki oleh sistem perpustakaan Kampus III Universitas Bung Hatta dan perpustakanan pusat di Kampus I Universitas Bung Hatta,” imbuhnya. (**Bayu-Humas UBH)