Inna Kholidasari, ST, MT, PhD, Doktor Baru Teknik Industri UBH

Inna Kholidasari, ST, MT, PhD, Doktor Baru Teknik Industri UBH

bunghatta.ac.id – Inna Kholidasari, ST, MT, PhD dosen doktor pertama jurusan Teknik Industri Universitas Bung Hatta yang telah menamatkan studinya pada September 2013 dibawah bimbingan Prof. Aris A. Syntetos dengan disertasi yang dibahasnya implikasi dari intervensi keputusan manusia terhadap inventori sistim di University of Salford, Inggris.

Menurut Inna, manajemen persediaan atau inventori mempunyai peranan yang sangat penting dalam persaingan antar perusahaan dewasa ini. Dalam prakteknya, permasalahan yang berkenaan dengan trade-off antara customer service levels dan inventory investments hampir selalu diselesaikan ke dalam bentuk quantitative inventory management.

“Karena banyaknya item atau Stock Keeping Units (SKUs) yang dimanage oleh suatu perusahaan, solusi-solusi untuk permasalahan inventori tersebut membutuhkan sistem komputerisasi. Namun, para manajer sering mengubah keluaran dari software yang biasanya berupa hasil perhitungan statistik seperti demand forecasts dan/atau replenishment decisions,” ujar perempuan kelahiran Yogyakarta, 12 November 1974.

Ia menjelaskan penelitian yang dilakukannya ini membahas ada/tidaknya nilai tambah yang dihasilkan bila keluaran software mengenai solusi inventori diubah oleh manajer dengan tujuan untuk mengevaluasi efek-efek yang ditimbulkan oleh intervensi keputusan manusia (human judgement) pada hasil keluaran software mengenai keputusan-keputusan inventori, sebagai contoh, seberapa banyak dan kapan barang akan dipesan.

“Hasil simulasi komputer menunjukkan keputusan akhir yang berupa keluaran software yang mendapat intervensi dari manajer dapat meningkatkan performansi dari sistim inventori, terutama untuk mengurangi biaya inventori.

Dikatakannya, penelitian ini merupakan penelitian pertama yang dilakukan secara empiris di area manajemen inventori atau Supply Chain Management sehingga dapat memberikan kontribusi yang cukup besar di area ini, khususnya di bidang Business Forecasting and Inventory Management.

“Dari perspektif praktisi, hasil penelitian ini dapat dijadikan pedoman bagi manajer dalam mengintervensi keluaran software mengenai keputusan inventori. Lebih jauh lagi, hasil penelitian ini juga dapat berkontribusi dalam pembuatan Inventory Support System (ISS),” imbuhnya.

Ia menceritakan selama lima tahun di UK, banyak pengalaman dan pembelajaran yang didapat. Terutama tentang sistem yang sudah berjalan dengan sangat baik sehingga apapun menjadi mudah dan jelas. Dukungan dari keluarga, dosen pembimbing dan fasilitas kampus sangat membantu.

“Saat memulai studi pada September 2009 hingga selesai September 2013, saya beberapa kali mengikuti konferen seperti Operational Research Conference yang ke 53 (OR53) di Nottingham dan OR54 Conference di Edinburgh,” uangkapnya.

“Saya juga ikut menghadiri Doctoral Training seperti Simulation Doctoral Training yang diadakan oleh NATCOR di University of Warwick dan Decision Analysis Doctoral Course di University of Manchester,” tambahnya.

Secara Terpisah, Ketua Jurusan Teknik Industri Universitas Bung Hatta, Yesmizarti Muchtiar, ST, MT menyampaikan jurusan berharap dengan adanya lulusan S3 di Jurusan Teknik Industri akan memberikan nilai tambah pada saat visitasi BAN.

“Selain Inna Kholidasari, dosen Teknik Industri yang sedang menempuh pendidikan S3

ada 2 lagi, yaitu Ir. M. Nursyaifi Yulius, M.Tect. Mgt di UTM Malaysia dan Ir. Muhibbullah Azfa Manik, MT di Unand,” ujarnya. (**Bayu-Humas UBH)